Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
TNI

Kodam I/Bukit Barisan Bantah Keterlibatan dalam Kasus Penipuan Nina Wati

×

Kodam I/Bukit Barisan Bantah Keterlibatan dalam Kasus Penipuan Nina Wati

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MEDAN – Kodam I/Bukit Barisan membantah klaim Nina Wati, terdakwa dalam kasus penipuan terhadap puluhan calon siswa TNI, yang menyatakan bahwa dana hasil penipuan tersebut digunakan untuk kegiatan Kodam. Pernyataan ini disampaikan menanggapi aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sumatera Utara pada Selasa (11/2/2025), yang menuntut penyelesaian kasus secara transparan.

Para pengunjuk rasa menyoroti absennya Nina Wati dalam beberapa persidangan dengan alasan sakit, serta penangguhan penahanannya yang kini berada di rumah, meski statusnya masih sebagai tahanan kejaksaan. Mereka menilai hal ini dapat menghambat proses hukum dan menimbulkan ketidakpastian bagi korban penipuan.

Menanggapi hal ini, Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Doddy Yudha, menegaskan bahwa :

Baca Juga :  Dandim 1410 Bantaeng Resmikan Fasilitas Air Bersih Program TNI-AD dan Pencanangan Penurunan Stunting

“1. Tidak ada dana dari hasil penipuan yang digunakan untuk kegiatan Kodam. “Pernyataan Nina Wati merupakan klaim pribadi dan tidak mewakili institusi Kodam I/Bukit Barisan.
2. ⁠Kami tegaskan bahwa tidak ada. keterlibatan Kodam dalam kasus ini dan tidak ada campur tangan Kodam dalam pelaksanaan sidang perkara Nina Wati namun Kodam berkomitmen untuk membantu mengungkap kasus ini sampai tuntas ,” ujarnya.

Baca Juga :  Kehadiran Ditunggu, Satgas Pamtas Yonif 711/Rks Bantu Perbaiki Dapur Warga Papua

Sementara itu, enam oknum anggota TNI AD yang diduga terlibat dalam kasus ini telah diproses secara hukum dan saat ini menunggu sidang di Pengadilan Militer I-02 Medan. “Proses hukum terhadap para oknum sudah berjalan, dan kami menyerahkan sepenuhnya kepada pengadilan sesuai dengan hukum yang berlaku,” jelas Kolonel Doddy.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Gelar Baksos Bagikan Sembako Untuk Masyarakat di Wilayah Perbatasan RI-MLY

Kodam I/Bukit Barisan juga menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan transparansi dalam penanganan kasus ini. “Kami akan terus mendukung proses hukum yang berjalan agar kasus ini dapat diselesaikan dengan adil dan sesuai aturan yang berlaku,” tutupnya.(**)

Example 300250
Example 120x600