Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Waspada Judol, Narkoba, dan Pencurian di Singkil Utara, Polsek dan masyarakat Adakan Ngopi Bersama

×

Waspada Judol, Narkoba, dan Pencurian di Singkil Utara, Polsek dan masyarakat Adakan Ngopi Bersama

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

ACEH SINGKIL – Kepolisian Sektor (Polsek) Singkil Utara bersama masyarakat Gosong Telaga Selatan, Singkil Utara, Aceh Singkil, menggelar pertemuan bertajuk ‘Ngopi Pagi Polisi Bareng Warga’ di salah satu warung kopi setempat pada Selasa (30/9/2025).

Forum tersebut menjadi ajang diskusi antara aparat kepolisian dan warga untuk membahas persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya maraknya kasus pencurian, penyalahgunaan narkoba, dan judi daring (judol).

Kapolsek Singkil Utara, Ipda Muhammad Sabri, menyampaikan bahwa peningkatan tindak kriminalitas, terutama kasus pencurian, erat kaitannya dengan tingginya angka penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan warga dalam praktik judi online.

“Salah satu pemicu meningkatnya pencurian di wilayah ini adalah ketergantungan terhadap narkoba dan judol. Ini masalah yang harus kita selesaikan secara menyeluruh,” ujar Sabri.

Baca Juga :  Forkopimda Plus Lakukan Rapat Koordinasi Daerah Pembahasan Isu-Isu Terkini di Kabupaten Aceh Singkil

Sabri menambahkan, kecanduan terhadap dua aktivitas ilegal tersebut, tidak hanya berdampak pada pelaku secara individu, tetapi juga membawa kerugian sosial yang luas, termasuk terhadap keluarga dan lingkungan sekitar.

Dalam forum dialog tersebut, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan berbagai usulan untuk meningkatkan kondisi keamanan di tingkat lokal, beberapa di antaranya adalah permintaan agar pihak kepolisian meningkatkan frekuensi patroli malam di titik-titik rawan kejahatan.

Selain itu, pihak kepolisian dan desa segera menyelenggarakan penyuluhan rutin terkait bahaya narkoba dan judi online, khususnya bagi kalangan pemuda, warga juga mengusulkan agar pemerintah desa dan mukim harus merumuskan kanun atau peraturan desa yang mengatur penyelesaian berbagai bentuk pelanggaran sosial dengan pendekatan hukum adat.

Baca Juga :  Wagub Sulteng Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Dorong Moderasi dan Harmoni Beragama

Hal lain yang menjadi sorotan adalah permintaan warga agar pelaku pencurian yang tertangkap tidak lagi dimediasi untuk penyelesaian damai, melainkan diproses secara hukum guna memberikan efek jera.

“Kalau terus diselesaikan secara damai, pelaku tidak akan kapok. Yang mencuri itu-itu saja orangnya,” kata salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Hasil diskusi atau pertemuan tersebut dapat disimpulkan sejumlah langkah strategis untuk menekan angka kejahatan di Singkil Utara, antara lain: Penyusunan kanun khusus terkait tindak pencurian.

Kemudian, pemasangan kamera pengawas (CCTV) di lokasi-lokasi strategis dan penegakan hukum tanpa pembiaran terhadap pelaku kriminal, penyuluhan intensif mengenai bahaya narkoba dan judi online, dengan pelibatan tokoh masyarakat dan ulama dalam memberikan edukasi sosial.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil Menyalurkan Bantuan Tiga Warga Terdampak Kebakaran Rumah

Kapolsek Singkil Utara menyambut baik seluruh aspirasi warga dan menyatakan komitmen untuk meningkatkan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami terbuka terhadap masukan dan siap bersinergi demi menciptakan lingkungan yang aman, bersih dari pencurian narkoba dan perjudian,” ujar Sabri.

Forum Ngopi Pagi Polisi Bareng Warga ini menjadi contoh pendekatan dialogis antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mencari solusi bersama atas berbagai persoalan sosial yang ada di tengah-tengah masyarakat.(Joni)

Example 300250
Example 120x600