Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Pura Agung Tirta Buana Semarak Pawai Ogoh-Ogoh Gaungkan Harmoni HRN

×

Pura Agung Tirta Buana Semarak Pawai Ogoh-Ogoh Gaungkan Harmoni HRN

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KOTA BEKASI – Perayaan Hari Raya Nyepi (HRN) Tahun Baru Saka 1948 di Kota Bekasi berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, kegiatan ini terpusat di Pura Agung Tirta Buana, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Rabu (18/03/26).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut dan secara resmi membuka pawai ogoh-ogoh yang diikuti oleh umat Hindu di Kota Bekasi. Pawai ogoh-ogoh ini menjadi simbol penyucian diri serta upaya mengusir sifat-sifat buruk menjelang pelaksanaan Nyepi.

Pawai ogoh-ogoh sendiri merupakan bagian dari prosesi Bhuta Yajna, yang bertujuan untuk menyeimbangkan hubungan antara manusia dengan alam semesta. Ogoh-ogoh yang diarak melambangkan sifat-sifat negatif dalam diri manusia, seperti amarah, keserakahan, dan hawa nafsu.

Baca Juga :  Seleksi Beasiswa ADik Tahun 2025 Aceh Singkil Diduga Bermasalah ,Siswa Berprestasi Tersingkir

Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan dan toleransi yang terus terjaga di tengah keberagaman masyarakat. Ia menilai perayaan Nyepi tidak hanya menjadi momen ibadah bagi umat Hindu, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan antarumat beragama di Kota Bekasi.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Lakukan Rotasi Mutasi Pejabat dorong ASN Berprestasi dan Berwawasan Global

“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk dirawat dalam semangat saling menghormati inilah kekuatan Kota Bekasi, di mana toleransi hidup dan tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota Bekasi.

Lebih lanjut, ia berharap perayaan Nyepi dapat semakin memperkuat harmoni sosial serta menjaga kondusivitas wilayah, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam merawat keberagaman sebagai kekuatan utama pembangunan daerah.

Di sisi lain, suasana bulan suci Ramadan tahun ini di Kota Bekasi juga terasa semakin hangat dengan semangat toleransi antarumat beragama yang terus terjaga.

Baca Juga :  Polres Tolitoli Gelar Patroli Gabungan

Kebersamaan tersebut tercermin dari rangkaian perayaan lintas keyakinan, mulai dari Cap Go Meh yang berlangsung meriah, hingga perayaan Nyepi yang dijalankan dengan penuh kekhidmatan.

Momentum ini menunjukkan bahwa keberagaman di Kota Bekasi bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan dalam membangun harmoni sosial. Di tengah suasana Ramadan, masyarakat tetap saling menghormati dan memberikan ruang bagi setiap umat untuk menjalankan ibadah dan tradisinya masing-masing dengan damai.

(Fth/Ndoet/Uung)

Example 300250
Example 120x600