Example floating
Example floating
Politik

PSI Tegaskan Komitmen sebagai Partai Terbuka di Tolitoli

×

PSI Tegaskan Komitmen sebagai Partai Terbuka di Tolitoli

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TOLITOLI – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan diri sebagai partai terbuka yang mengedepankan inklusivitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Agus Rahmat Lamakarate, saat berkunjung ke Kantor Sekretariat DPD PSI Kabupaten Tolitoli beberapa waktu lalu, bertepatan dengan bulan Ramadan.

Kunjungan tersebut merupakan langkah awal Dr. Agus Rahmat Lamakarate, yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat Sulawesi Tengah, dalam membangun silaturahmi dan komunikasi dengan pengurus DPD PSI Kabupaten Tolitoli. Dalam pertemuan itu, ia menekankan pentingnya mencapai target 75% pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) di setiap daerah, sesuai instruksi Surat DPP PSI Nomor 023/A/DPP/II/2026 tanggal 10 Februari 2026 tentang Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

Lebih lanjut, Ketua Harian DPP PSI, H. Ahmad Ali, S.E., menegaskan perlunya evaluasi pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat kecamatan dan DPRt tingkat desa di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. “Data jumlah kecamatan, desa, kelurahan, serta pengurus DPC dan DPRt harus valid dan akurat, tanpa rekayasa,” tegas H. Ahmad Ali, yang juga merupakan mantan anggota DPR RI dari Partai Nasdem dan tokoh berpengaruh di daerah ini.

Baca Juga :  Caleg DPR-RI Dapil Kota Bekasi - Kota Depok dari PAN Perjuangkan Program KSA untuk SANGU

Dukungan terhadap PSI sebagai partai terbuka juga disuarakan oleh pengurus DPD PSI Kabupaten Tolitoli. Salah satunya, Aco Amir, mengungkapkan bahwa meskipun PSI tergolong baru di Tolitoli, banyak mantan anggota DPRD setempat mulai melirik dan bergabung. “PSI terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi membesarkan partai menuju Pemilu 2029,” jelasnya.

Baca Juga :  TMP Sidoarjo, Endy : Kini waktunya Anak Muda untuk berpolitik

Pengurus lainnya, Sepri, menambahkan bahwa minat bergabung tidak hanya datang dari mantan anggota DPRD, tetapi juga dari mantan birokrat, pensiunan kepala desa, pengusaha, pemuda, dan tokoh masyarakat. “PSI memang didesain untuk merangkul semua kalangan,” imbuhnya.

Dengan komitmen sebagai partai inklusif, PSI berharap dapat memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik di masa depan.

(arg)

Example 120x600
error: Content is protected !!