Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
TNI

Gotong Royong Bangun Harapan, TNI dan Warga Bersatu

×

Gotong Royong Bangun Harapan, TNI dan Warga Bersatu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TULUNGAGUNG – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali mewarnai pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Desa Sedayugunung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Babinsa Desa Sedayugunung, Koptu Agus Susilo, turun langsung mendampingi proses pembangunan rumah milik warga binaannya, Wisnu Arista, Sabtu (30/05/2026).

Pembangunan rumah kini memasuki tahap penting, yakni perakitan dan pendirian rangka utama bangunan. Sejak pagi, warga bersama tukang dan relawan tampak bergotong royong mengangkat serta memasang konstruksi kayu. Suasana penuh kekompakan terlihat saat rangka rumah mulai berdiri kokoh di atas pondasi yang sebelumnya telah selesai dikerjakan.

Kehadiran Babinsa di lokasi pembangunan menjadi penyemangat tersendiri bagi warga. Tidak hanya melakukan pendampingan, Koptu Agus Susilo juga aktif membantu pekerjaan sekaligus memastikan proses pembangunan berjalan aman, lancar, dan sesuai target.

Menurut dia, keterlibatan TNI dalam program Rutilahu merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kesulitan masyarakat, khususnya dalam membantu warga memperoleh tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.

Baca Juga :  Peduli Kebersihan lingkungan, Danramil 03/Tompobulu Pimpin Pembersihan Selokan

“Hari ini pekerjaan difokuskan pada perakitan rangka atap dan pendirian rangka rumah. Alhamdulillah, berkat semangat gotong royong warga, progres pembangunan berjalan dengan baik. Kami berharap rumah Bapak Wisnu Arista segera selesai sehingga dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup keluarganya,” ujar Koptu Agus Susilo.

Program Rutilahu menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Selain membantu penyediaan hunian yang layak, kegiatan tersebut juga memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat pedesaan.
Perlahan namun pasti, rumah yang sebelumnya kurang layak kini mulai berdiri.

Di balik setiap kayu yang terpasang, tersimpan harapan baru bagi keluarga Wisnu Arista untuk menjalani kehidupan yang lebih aman, sehat, dan sejahtera.(fl)

Example 300250
Example 120x600