SIDOARJO – Kegiatan Posyandu di Desa Bligo kembali menjadi fokus penguatan melalui forum koordinasi yang digelar di Pendapa Balai Besar Bligo pada Selasa (23/06/2026). Pertemuan tersebut membahas evaluasi pelaksanaan program, upaya pencegahan stunting, serta perencanaan pemberian makanan bergizi bagi masyarakat sasaran.
Penjabat (PJ) Kepala Desa Bligo, Mohammad Sokheh, S.ST, mengatakan kegiatan ini berfungsi sebagai wahana koordinasi antara pemerintah desa dan kader Posyandu untuk menyusun langkah-langkah yang lebih efektif dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Forum ini menjadi tempat untuk mengevaluasi perkembangan program, termasuk laporan terkait stunting dan penyusunan menu makanan bergizi yang nantinya disesuaikan dengan hasil evaluasi,” ujarnya.
Menurut Sokheh, hasil pembahasan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi kepala desa definitif dalam menentukan kebijakan dan strategi lanjutan. Evaluasi yang dilakukan diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan Posyandu sekaligus mendukung upaya peningkatan gizi ibu dan anak.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan program di tengah pergantian kepemimpinan desa. Para kader Posyandu diharapkan tetap aktif menjalankan kegiatan rutin serta menyampaikan berbagai informasi dan kebutuhan di lapangan kepada kepala desa yang baru.
“Harapannya, kegiatan Posyandu terus berjalan dengan baik dan mendapatkan dukungan nyata dari pemerintah desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Sokheh.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan dan evaluasi berkala, Pemerintah Desa Bligo berharap pelayanan Posyandu semakin optimal dalam mendukung kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan keluarga yang menjadi sasaran program pencegahan stunting.(msa)



























