TOLITOLI – Tim gabungan yang terdiri dari Personel Polres Tolitoli, Anggota Kodim 1305 Buol Tolitoli, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta masyarakat setempat bahu-membahu memadamkan kobaran api yang melahap lahan kering dan merembet ke perkebunan cengkeh milik warga di Jl. Sona Nopi, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.
Kebakaran tersebut terjadi pada Kamis, 13 Agustus 2026, sekitar pukul 09.00 Wita. Api yang cepat membesar membuat petugas kewalahan, sehingga dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Tolitoli dan satu unit kendaraan taktis Water Canon milik Polres Tolitoli dikerahkan ke lokasi kejadian.
Untuk memastikan pasokan air tetap tersedia, kendaraan Water Canon digunakan untuk menyuplai air ke mobil pemadam kebakaran agar tidak perlu bolak-balik mengambil air. Dalam operasi tersebut, sejumlah personel Satuan Samapta (Samapta) Polres Tolitoli yang dipimpin langsung oleh Kanit OBViT Aiptu Ch Faat, dibantu oleh Kasubnit 2 Dalmas Sat Samapta Bripka Dilfan Gustiaman, turut terjun ke lokasi untuk membantu memadamkan api.
Berselang beberapa jam, api yang berkobar besar tersebut akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan. Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa dan seluruh proses penanganan berjalan aman serta lancar.
Menanggapi kejadian tersebut, Kasi Humas Polres Tolitoli menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Tolitoli agar tidak membakar sampah secara sembarangan, mengingat faktor cuaca musim kemarau yang berkepanjangan sangat rawan memicu kebakaran. Selain itu, para ibu rumah tangga juga diingatkan untuk selalu memeriksa kompor dan memastikan api telah padam sebelum meninggalkan dapur.
“Sebelum meninggalkan dapur, periksa lebih awal apakah kompor sudah dimatikan. Jangan biarkan hal-hal kecil menjadi penyebab bencana besar,” ujarnya. (arg)


























