Example floating
Example floating
TNI

Satgas Karhutla TNI Mediasi Masyarakat dan Korporasi di Melawi

×

Satgas Karhutla TNI Mediasi Masyarakat dan Korporasi di Melawi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MELAWI – Satgas Karhutla Mabes TNI Wilayah Melawi yang dipimpin Brigjen TNI Luqman Arief memediasi penyelesaian persoalan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) antara masyarakat dengan PT Rafi Kamajaya Abadi (RKA) di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu (9/9/2026). Mediasi tersebut menghasilkan komitmen perusahaan untuk membantu kebutuhan masyarakat terdampak Karhutla.

Upaya tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Melawi, tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan warga, dan pihak perusahaan. Satgas Karhutla TNI mengedepankan dialog untuk menjembatani kepentingan masyarakat sekaligus mendorong langkah konkret dalam penanganan dampak Karhutla.

Hasil mediasi diwujudkan melalui komitmen PT Rafi Kamajaya Abadi untuk mendukung masyarakat dengan peralatan pemadaman Karhutla, alat pelindung diri (APD), obat-obatan, dan kebutuhan pendukung lainnya. Sebagai bentuk realisasi, perusahaan menyerahkan bantuan berupa peralatan pemadaman api, obat-obatan, dan vitamin kepada perwakilan masyarakat.

Baca Juga :  Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat, TNI Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku

Wakil Bupati Melawi Malin mengapresiasi mediasi yang dilakukan dan menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus menggandeng Satgas Karhutla TNI dalam pencegahan dan penanganan Karhutla. Pendekatan serupa juga diharapkan dapat diterapkan dalam penyelesaian persoalan Karhutla di wilayah lainnya.

Baca Juga :  TNI Intensifkan Penyuluhan Pencegahan Karhutla di 11 Kecamatan Kabupaten Melawi, Kalbar

TNI berkomitmen terus hadir dalam penanganan Karhutla dengan mengedepankan komunikasi, pendekatan persuasif, dan sinergi seluruh elemen untuk memberikan solusi serta melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan. (**)

 

 

 

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

 

 

 

Example 120x600
error: Content is protected !!