Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
TNI

Apresiasi Groundbreaking Masjid Raya Darusalam, Danrem 132/Tdl : Simbol Keberagaman dan Toleransi

×

Apresiasi Groundbreaking Masjid Raya Darusalam, Danrem 132/Tdl : Simbol Keberagaman dan Toleransi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALU – Danrem 132/Tdl, Brigjen TNI Dody Triwinarto S.IP., M.Han, apresiasi pemancangan pondasi bangunan (groundbreaking) Masjid Raya Darusalam, pada Jumat (9/2/2024).

Pembangunan kembali masjid tersebut merupakan program Pemerintah Provinsi Sulteng melalui Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air dan ditargetkan selesai pada bulan Desember 2024.

Danrem 132/Tdl, Brigjen TNI Dody Triwinarto S.IP., M.Han, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, pembangunan Masjid Raya ini akan menjadi simbol keberagaman dan toleransi di Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Danrem 141/Toddopuli ke Kodim 1410/Bantaeng, Ajak Masyarakat Ikut Gerakan Menanam Pohon

“Saya sangat mengapresiasi inisiasi bapak Gubernur H. Rusdy Mastura dalam memajukan fasilitas keagamaan untuk masyarakat,” tuturnya.

Gubernur Sulteng, H.Rusdy Mastura mengatakan bahwa masjid raya merupakan simbol religius di Provinsi Sulawesi Tengah yang sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat bencana alam gempa bumi 28 September 2018.

Baca Juga :  Peduli Kesehatan Anak-anak di Perbatasan Satgas Yonif 122/TS Melaksanakan Posyandu Terpadu di Kampung Kibay Papua

Lebih lanjut, Gubernur mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholder yang terus memberikan motivasi agar masjid raya dibangun kembali.

“Belum pernah ada sejarah APBD Sulawesi Tengah mengeluarkan uang sebesar Rp 380 miliar untuk satu proyek,”katanya.

Atas terlaksananya groundbreaking, sambungnya, Ia berharap pembangunan masjid selesai tepat waktu dan menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah.

Baca Juga :  Panglima TNI Tinjau Gladi Model Latihan TNI 2025

“Saya usul agar masjid diberi nama Masjid Raya Fastabiqul Khairat,”pinta gubernur karena Alkhairaat dilahirkan untuk menyinari masyarakat Sulawesi Tengah.

Turut hadir, Unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, Ka Kanwil Kemenag Sulteng, Rektor Untad, Rektor UIN Datokarama Palu, Rektor Universitas Alkhairaat, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah serta panitia pembangunan masjid. (Jamal)

Penrem_132

Example 300250
Example 120x600