{"id":64711,"date":"2026-05-08T12:32:44","date_gmt":"2026-05-08T12:32:44","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711"},"modified":"2026-05-08T12:32:44","modified_gmt":"2026-05-08T12:32:44","slug":"kurator-museum-ranggawarsita-jelaskan-cara-mengungkap-jejak-kerajaan-masa-lampau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711","title":{"rendered":"Kurator Museum Ranggawarsita Jelaskan Cara Mengungkap Jejak Kerajaan Masa Lampau"},"content":{"rendered":"<p><strong>KOTA SEMARANG<\/strong> \u2014 Kurator Museum Ranggawarsita Semarang, Laela Nurhayati Dewi S.S., M.Hum., menjelaskan kepada awak media pada hari Jumat (08\/05\/26). Peran kurator museum tidak sekadar menjaga benda koleksi, melainkan juga menentukan arah penyajian sejarah kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Menurut Laela, dalam istilah sederhana, kurator dapat diibaratkan sebagai sutradara dalam sebuah museum. Kurator memiliki kewenangan untuk menentukan koleksi yang masuk, melakukan penilaian, hingga memutuskan apakah sebuah benda akan dipamerkan, dijadikan bahan penelitian, atau hanya melengkapi koleksi yang sudah ada.<\/p>\n<p>\u201cKurator kalau di bahasa umumnya seperti sutradara. Artinya dia mempunyai kebijakan untuk penentuan koleksi masuk ke museum, kemudian mengkurasi apakah koleksi nanti akan dipamerkan atau untuk penelitian atau sekadar melengkapi koleksi museum,\u201d ujar Laela di Museum Ranggawarsita, Kota Semarang.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, penentuan usia dan asal-usul benda sejarah tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Pada prasasti misalnya, para peneliti menggunakan ilmu epigrafi untuk membaca aksara, penanggalan, nama raja, isi, hingga bagian penutup prasasti.<\/p>\n<p>\u201cDari pernyataan di prasasti itu bisa diketahui era kerajaan atau raja siapa,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara untuk benda seperti tembikar, penentuan periode dilakukan melalui pengamatan ciri fisik dan ornamen tertentu yang kemudian dibandingkan dengan temuan lain pada masa yang sama. Namun, untuk mengetahui usia secara lebih akurat, diperlukan metode ilmiah melalui uji laboratorium.<\/p>\n<p>\u201cKalau umur secara absolut atau relatif ada metodologi penanggalan. Dilihat dari unsur-unsur kimia, kemudian bahan dibawa ke laboratorium konservasi. Dari situ akan terlihat bahan-bahan ini populer di abad berapa atau berdasarkan lapisan tanah tempat benda ditemukan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Karena itu, kata Laela, kehati-hatian menjadi prinsip utama dalam dunia permuseuman agar tidak terjadi kekeliruan penafsiran sejarah.<\/p>\n<p>\u201cKita harus akurat ketika mengatakan benda ini masa Majapahit misalnya, padahal belum tentu. Jadi harus dilihat kronologi waktunya, populer di masa raja siapa, serta lapisan tanahnya,\u201d tutur dia.<\/p>\n<p>Museum Ranggawarsita sendiri saat ini menyimpan hampir 50 ribu koleksi. Dari jumlah tersebut, koleksi terbanyak berupa mata uang yang mencapai sekitar 40 ribu item.<\/p>\n<p>Laela menyebut koleksi museum diklasifikasikan menjadi 10 jenis, antara lain geologika, biologika, arkeologika, etnografika, numismatika dan heraldika, filologika, seni rupa, teknologika, hingga historika.<\/p>\n<p>\u201cGeologika biasanya batuan, biologika itu fosil, arkeologika kelompok arkeologi, numismatika dan heraldika itu mata uang dan lambang, filologika berupa naskah dan manuskrip,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Di tengah perkembangan zaman, Laela melihat minat generasi muda terhadap museum mulai meningkat. Jika sebelumnya kunjungan museum identik dengan kegiatan sekolah, kini banyak anak muda datang secara mandiri, terutama saat akhir pekan.<\/p>\n<p>\u201cSekarang trennya semakin meningkat. Tidak hanya jam sekolah. Akhir pekan juga banyak generasi muda datang sendiri, dari SMA, SMK sampai mahasiswa. Memang minatnya mulai tumbuh,\u201d pungkasnya..(msa)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOTA SEMARANG \u2014 Kurator Museum Ranggawarsita Semarang, Laela&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":64712,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[33],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-64711","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kurator Museum Ranggawarsita Jelaskan Cara Mengungkap Jejak Kerajaan Masa Lampau - Berita Global Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kurator Museum Ranggawarsita Jelaskan Cara Mengungkap Jejak Kerajaan Masa Lampau - Berita Global Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KOTA SEMARANG \u2014 Kurator Museum Ranggawarsita Semarang, Laela...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Global Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-08T12:32:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260508_202816.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"229\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=64711#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=64711\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d34a52aefdba7a15bc64dc69a7414158\"},\"headline\":\"Kurator Museum Ranggawarsita Jelaskan Cara Mengungkap Jejak Kerajaan Masa Lampau\",\"datePublished\":\"2026-05-08T12:32:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=64711\"},\"wordCount\":416,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=64711#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/IMG_20260508_202816.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=64711\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=64711\",\"name\":\"Kurator Museum Ranggawarsita Jelaskan Cara Mengungkap Jejak Kerajaan Masa Lampau - Berita Global Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=64711#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=64711#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/IMG_20260508_202816.jpg\",\"datePublished\":\"2026-05-08T12:32:44+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=64711#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=64711\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=64711#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/IMG_20260508_202816.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/IMG_20260508_202816.jpg\",\"width\":400,\"height\":229},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=64711#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kurator Museum Ranggawarsita Jelaskan Cara Mengungkap Jejak Kerajaan Masa Lampau\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/\",\"name\":\"Berita Global\",\"description\":\"Cepat Akurat Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"Berita Global\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/logo-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/logo-removebg-preview.png\",\"width\":990,\"height\":147,\"caption\":\"Berita Global\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d34a52aefdba7a15bc64dc69a7414158\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/26c5e26883bff557023e2dd1b3ac0c3f58397430ddf9895a918dc9ac7e8243c7?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/26c5e26883bff557023e2dd1b3ac0c3f58397430ddf9895a918dc9ac7e8243c7?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/26c5e26883bff557023e2dd1b3ac0c3f58397430ddf9895a918dc9ac7e8243c7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kurator Museum Ranggawarsita Jelaskan Cara Mengungkap Jejak Kerajaan Masa Lampau - Berita Global Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kurator Museum Ranggawarsita Jelaskan Cara Mengungkap Jejak Kerajaan Masa Lampau - Berita Global Indonesia","og_description":"KOTA SEMARANG \u2014 Kurator Museum Ranggawarsita Semarang, Laela...","og_url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711","og_site_name":"Berita Global Indonesia","article_published_time":"2026-05-08T12:32:44+00:00","og_image":[{"width":400,"height":229,"url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260508_202816.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#\/schema\/person\/d34a52aefdba7a15bc64dc69a7414158"},"headline":"Kurator Museum Ranggawarsita Jelaskan Cara Mengungkap Jejak Kerajaan Masa Lampau","datePublished":"2026-05-08T12:32:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711"},"wordCount":416,"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260508_202816.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711","url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711","name":"Kurator Museum Ranggawarsita Jelaskan Cara Mengungkap Jejak Kerajaan Masa Lampau - Berita Global Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260508_202816.jpg","datePublished":"2026-05-08T12:32:44+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711#primaryimage","url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260508_202816.jpg","contentUrl":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260508_202816.jpg","width":400,"height":229},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=64711#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kurator Museum Ranggawarsita Jelaskan Cara Mengungkap Jejak Kerajaan Masa Lampau"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/","name":"Berita Global","description":"Cepat Akurat Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#organization","name":"Berita Global","url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/logo-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/logo-removebg-preview.png","width":990,"height":147,"caption":"Berita Global"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#\/schema\/person\/d34a52aefdba7a15bc64dc69a7414158","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/26c5e26883bff557023e2dd1b3ac0c3f58397430ddf9895a918dc9ac7e8243c7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/26c5e26883bff557023e2dd1b3ac0c3f58397430ddf9895a918dc9ac7e8243c7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/26c5e26883bff557023e2dd1b3ac0c3f58397430ddf9895a918dc9ac7e8243c7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?author=3"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/64711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=64711"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/64711\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64713,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/64711\/revisions\/64713"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/64712"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=64711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=64711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=64711"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=64711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}