{"id":65307,"date":"2026-06-13T20:32:51","date_gmt":"2026-06-13T20:32:51","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307"},"modified":"2026-06-15T00:45:36","modified_gmt":"2026-06-15T00:45:36","slug":"mahasiswa-ugm-guncang-stigma-wayang-kuno-di-kota-lama-semarang-the-other-side-of-rahwana-tawarkan-perspektif-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307","title":{"rendered":"Mahasiswa UGM Guncang Stigma Wayang Kuno di Kota Lama Semarang, \u201cThe Other Side of Rahwana\u201d Tawarkan Perspektif Baru"},"content":{"rendered":"<p><strong>SEMARANG<\/strong> \u2013 Suasana Open Theater Oudetrap, Kota Lama Semarang pada hari Sabtu (13\/6\/2026) malam, dipenuhi antusiasme pengunjung dalam sebuah diskusi budaya yang mengangkat tema psikologi sastra pewayangan. Kegiatan ini menghadirkan gagasan segar dari kalangan muda untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, melihat kembali dunia pewayangan dari sudut pandang yang lebih luas dan mendalam.<\/p>\n<p>Najmina Shafa Puteri Aryanto, mahasiswi Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menjadi ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membuka ruang dialog baru mengenai wayang. Menurutnya, cerita pewayangan Rahwana tidak hanya berkisah tentang tokoh baik dan jahat, tetapi juga menyimpan kompleksitas karakter yang mencerminkan kehidupan manusia.<\/p>\n<p>Ia mengungkapkan bahwa puncak rangkaian acara akan menghadirkan diskusi tentang Rahwana tidak semata-mata digambarkan sebagai tokoh antagonis, melainkan juga memiliki sisi kemanusiaan, kasih sayang, dan pergulatan batin yang jarang disorot.<\/p>\n<p>\u201cMelalui pendekatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehidupan tidak selalu hitam dan putih. Setiap orang memiliki sisi baik dan buruk, sehingga penting untuk memahami suatu karakter secara lebih utuh,\u201d jelas Najmina.<\/p>\n<p>Ia berharap kegiatan semacam ini dapat mengubah pandangan generasi muda yang kerap menganggap wayang sebagai budaya kuno. Sebaliknya, wayang dinilai tetap relevan karena mengandung nilai-nilai moral, refleksi sosial, dan pelajaran kehidupan yang dapat diterapkan hingga saat ini.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, S.E., M.A.P., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pemanfaatan ruang publik oleh anak-anak muda untuk kegiatan seni dan budaya merupakan langkah positif yang patut didukung.<\/p>\n<p>\u201cIni merupakan ruang kreasi sekaligus ruang publik yang dimanfaatkan secara produktif oleh generasi muda. Kami mengapresiasi semangat mereka dalam menghidupkan budaya melalui pendekatan yang inovatif,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Indriyasari juga menyampaikan bahwa kegiatan ini memanfaatkan dukungan pendanaan dari Kementerian Kebudayaan dan diharapkan dapat memperkaya wawasan masyarakat. Ia menambahkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir semakin banyak komunitas seni dan sanggar di Kota Semarang yang ingin menggunakan ruang publik sebagai tempat berekspresi.<\/p>\n<p>Karena itu, Pemerintah Kota Semarang berencana terus memfasilitasi kebutuhan tersebut dengan menyediakan ruang pertunjukan yang dapat dimanfaatkan secara bergiliran oleh berbagai komunitas budaya.<\/p>\n<p>Kegiatan di Open Theater Oudetrap, Kota Lama Semarang, ini menjadi salah satu contoh bagaimana kolaborasi antara mahasiswa, komunitas seni, dan pemerintah dapat menghadirkan ruang diskusi yang menghubungkan tradisi dengan perspektif kontemporer, sekaligus memperkenalkan kembali kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda. (msa)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEMARANG \u2013 Suasana Open Theater Oudetrap, Kota Lama&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":65317,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[140],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-65307","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seni-budaya"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mahasiswa UGM Guncang Stigma Wayang Kuno di Kota Lama Semarang, \u201cThe Other Side of Rahwana\u201d Tawarkan Perspektif Baru - Berita Global Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mahasiswa UGM Guncang Stigma Wayang Kuno di Kota Lama Semarang, \u201cThe Other Side of Rahwana\u201d Tawarkan Perspektif Baru - Berita Global Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"SEMARANG \u2013 Suasana Open Theater Oudetrap, Kota Lama...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Global Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-13T20:32:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-15T00:45:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260614_110628.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"225\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=65307#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=65307\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d34a52aefdba7a15bc64dc69a7414158\"},\"headline\":\"Mahasiswa UGM Guncang Stigma Wayang Kuno di Kota Lama Semarang, \u201cThe Other Side of Rahwana\u201d Tawarkan Perspektif Baru\",\"datePublished\":\"2026-06-13T20:32:51+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-15T00:45:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=65307\"},\"wordCount\":390,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=65307#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/IMG_20260614_110628.jpg\",\"articleSection\":[\"Seni Budaya\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=65307\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=65307\",\"name\":\"Mahasiswa UGM Guncang Stigma Wayang Kuno di Kota Lama Semarang, \u201cThe Other Side of Rahwana\u201d Tawarkan Perspektif Baru - Berita Global Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=65307#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=65307#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/IMG_20260614_110628.jpg\",\"datePublished\":\"2026-06-13T20:32:51+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-15T00:45:36+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=65307#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=65307\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=65307#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/IMG_20260614_110628.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/IMG_20260614_110628.jpg\",\"width\":300,\"height\":225},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?p=65307#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mahasiswa UGM Guncang Stigma Wayang Kuno di Kota Lama Semarang, \u201cThe Other Side of Rahwana\u201d Tawarkan Perspektif Baru\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/\",\"name\":\"Berita Global\",\"description\":\"Cepat Akurat Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#organization\",\"name\":\"Berita Global\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/logo-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/logo-removebg-preview.png\",\"width\":990,\"height\":147,\"caption\":\"Berita Global\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/d34a52aefdba7a15bc64dc69a7414158\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/26c5e26883bff557023e2dd1b3ac0c3f58397430ddf9895a918dc9ac7e8243c7?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/26c5e26883bff557023e2dd1b3ac0c3f58397430ddf9895a918dc9ac7e8243c7?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/26c5e26883bff557023e2dd1b3ac0c3f58397430ddf9895a918dc9ac7e8243c7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaglobalindonesia.com\\\/?author=3\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mahasiswa UGM Guncang Stigma Wayang Kuno di Kota Lama Semarang, \u201cThe Other Side of Rahwana\u201d Tawarkan Perspektif Baru - Berita Global Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mahasiswa UGM Guncang Stigma Wayang Kuno di Kota Lama Semarang, \u201cThe Other Side of Rahwana\u201d Tawarkan Perspektif Baru - Berita Global Indonesia","og_description":"SEMARANG \u2013 Suasana Open Theater Oudetrap, Kota Lama...","og_url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307","og_site_name":"Berita Global Indonesia","article_published_time":"2026-06-13T20:32:51+00:00","article_modified_time":"2026-06-15T00:45:36+00:00","og_image":[{"width":300,"height":225,"url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260614_110628.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#\/schema\/person\/d34a52aefdba7a15bc64dc69a7414158"},"headline":"Mahasiswa UGM Guncang Stigma Wayang Kuno di Kota Lama Semarang, \u201cThe Other Side of Rahwana\u201d Tawarkan Perspektif Baru","datePublished":"2026-06-13T20:32:51+00:00","dateModified":"2026-06-15T00:45:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307"},"wordCount":390,"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260614_110628.jpg","articleSection":["Seni Budaya"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307","url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307","name":"Mahasiswa UGM Guncang Stigma Wayang Kuno di Kota Lama Semarang, \u201cThe Other Side of Rahwana\u201d Tawarkan Perspektif Baru - Berita Global Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260614_110628.jpg","datePublished":"2026-06-13T20:32:51+00:00","dateModified":"2026-06-15T00:45:36+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307#primaryimage","url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260614_110628.jpg","contentUrl":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260614_110628.jpg","width":300,"height":225},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?p=65307#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mahasiswa UGM Guncang Stigma Wayang Kuno di Kota Lama Semarang, \u201cThe Other Side of Rahwana\u201d Tawarkan Perspektif Baru"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#website","url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/","name":"Berita Global","description":"Cepat Akurat Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#organization","name":"Berita Global","url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/logo-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/logo-removebg-preview.png","width":990,"height":147,"caption":"Berita Global"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/#\/schema\/person\/d34a52aefdba7a15bc64dc69a7414158","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/26c5e26883bff557023e2dd1b3ac0c3f58397430ddf9895a918dc9ac7e8243c7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/26c5e26883bff557023e2dd1b3ac0c3f58397430ddf9895a918dc9ac7e8243c7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/26c5e26883bff557023e2dd1b3ac0c3f58397430ddf9895a918dc9ac7e8243c7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"url":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/?author=3"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/65307","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=65307"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/65307\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65309,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/65307\/revisions\/65309"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/65317"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=65307"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=65307"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=65307"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaglobalindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=65307"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}