Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Kesehatan

Kolaborasi Berau Coal dan Puskesmas Suaran: Penanganan Stunting untuk Masa Depan Anak

×

Kolaborasi Berau Coal dan Puskesmas Suaran: Penanganan Stunting untuk Masa Depan Anak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERAU – Menjaga tumbuh kembang anak bukan sekadar memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memahami setiap aspek yang memengaruhi mereka untuk tumbuh optimal. Semangat inilah yang melandasi kolaborasi PT Berau Coal dan Puskesmas Suaran dalam program pemeriksaan lanjutan bagi anak-anak di Kampung Suaran dan sekitarnya.

Rangkaian kegiatan kolaborasi tersebut berlangsung selama dua hari. Dimulai pada 21 Oktober 2025 dengan pemeriksaan balita lengkap, dilanjutkan pada 23 Oktober 2025 dengan kegiatan serupa.

Pada hari pertama, kegiatan pemeriksaan diikuti oleh 25 anak dari Kampung Suaran dengan rentang usia delapan bulan hingga tiga tahun. Pemeriksaan berlanjut pada Kamis, 23 Oktober 2025, dengan melibatkan 22 anak lainnya, terdiri atas 10 anak dari Kampung Suaran, tujuh dari Kampung Pesayan, dan lima dari Kampung Pilanjau.

Baca Juga :  Polsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat Gelar Vaksinasi Covid-19 Door to Door Anak

Melalui pemeriksaan kesehatan dan tumbuh kembang, petugas medis menelusuri berbagai penyebab yang mungkin membuat anak mengalami stunting mulai dari penyakit, kondisi lingkungan, hingga faktor keturunan.

Jika ditemukan penyakit yang menyertai, anak akan mendapatkan perawatan medis terlebih dahulu sebelum dilanjutkan dengan pemberian intervensi gizi. Sementara bila penyebabnya berkaitan dengan faktor keturunan, pendampingan difokuskan pada perbaikan gizi agar anak tetap bisa tumbuh sehat sesuai potensinya.

Kepala Puskesmas Suaran, Ns. Arief Suryanto, S.Kep., M.A.P., menjelaskan bahwa program penanganan stunting di wilayahnya sudah berjalan tiga tahun tahun

Baca Juga :  Mahasiswa Farmasi UMM Bekali Siswa SMK Muhammadiyah 1 Batu Pengetahuan Dagusibu Obat

“Kehadiran PT Berau Coal sejak awal sangat membantu melalui kolaborasi yang diinisiasi pemerintah kampung. Dukungan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk fasilitas, tetapi juga pendampingan berkelanjutan dalam setiap kegiatan,” ujarnya.

Sementara itu, Community Based Development (CBD) Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kami terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan puskesmas dan pemerintah kampung agar program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Reza.

Sepanjang tahun lalu, program ini telah mencakup 66 anak dari beberapa kampung. Sebagian besar telah berhasil keluar dari zona stunting, sementara 13 anak lainnya masih dalam tahap pendampingan lanjutan.

Baca Juga :  Polres Lubuk Linggau Gelar Kegiatan Bakti Kesehatan Berupa Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat

Salah satu orang tua peserta, Fitria Adlin, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Program ini sangat bermanfaat bagi kami, para ibu. Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa memantau perkembangan anak dengan lebih baik. Semoga kegiatan positif ini dapat terus berlanjut,” tuturnya.

Melalui kerja sama antara PT Berau Coal, Puskesmas Suaran, dan pemerintah kampung, diharapkan program intervensi stunting dapat terus berjalan efektif, dan setiap anak tumbuh sehat, cerdas, dan terbebas dari stunting (fl)

Example 300250
Example 120x600