JAKARTA – Sekretaris Daerah Kota Bekasi (Sekda) Junaedi, hadir dalam kegiatan Forum Diskusi Aktual (FDA) yang diselenggarakan oleh Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di AONE Hotel Jakarta, Jum’at (13/03/26).
Kepala BSKDN Kemendagri, Dr. Yusharto Huntoyungo, secara resmi membuka kegiatan Forum Diskusi Aktual yang mengangkat tema terkait rencana strategis kebijakan serta penguatan koordinasi antar daerah dalam pengendalian krisis pencemaran udara, dengan mengambil studi kasus krisis pencemaran udara yang terjadi di wilayah Jabodetabek tahun 2023.
“Kita membuka pertemuan Forum Diskusi Aktual, terkait rencana strategis kebijakan serta penguatan koordinasi antar daerah dalam pengendalian krisis pencemaran udara, dengan mengambil studi kasus krisis pencemaran udara di wilayah Jabodetabek pada tahun 2023 ,” ujar Kepala BSKDN.
Seraya Sekda Kota Bekasi, Junaedi dalam paparan menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota Bekasi dalam upaya pengendalian pencemaran udara berdasarkan data yang disampaikan sumber pencemaran udara di Kota Bekasi dari beberapa faktor utama, di antara emisi kendaraan bermotor aktivitas industri serta pembakaran sampah di ruang terbuka.
“Pengendalian kualitas udara memiliki keterkaitan erat dengan pengelolaan sampah, salah satu sumber pencemaran udara yang masih terjadi adalah pembakaran sampah di ruang terbuka. oleh karena itu, penanganan sampah yang baik dan terkelola secara sistematis menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kualitas udara di daerah,” ujar Sekda
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd selaku Kepala BSKDN Kemendagri, Dr. T.R. Fahsul Falah, M.Si selaku Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih beserta jajaran.
Melalui forum ini diharapkan, dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan strategis yang mampu meningkatkan kualitas udara, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.
(Fth/Bon/Uung)



























