KOTA BEKASI – Walikota Bekasi (2025 – 2030) Tri Adhianto akan fokus dengan pembangunan penataan fasilitas ruang publik hingga Rutillahu, setelah ini dilakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-Alun M. Hasibuan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memastikan area tersebut akan segera ditata ulang menjadi venue baru bagi warga dengan fasilitas joging track dan area pejalan kaki (pedestrian), Jum’at (17/10/25).
Kontemporer dan aktual, Pemkot Bekasi sedang melakukan penataan serta pembangunan kawasan tersebut nantinya, Alun-Alun M. Hasibuan akan disulap menjadi ruang publik yang lebih tertata nyaman dan ramah bagi semua kalangan.
Wali Kota Bekasi menjelaskan, konsep baru Alun-Alun ini akan memadukan unsur rekreasi olahraga dan edukasi sejarah, sehingga bisa menjadi destinasi favorit warga tanpa menghilangkan nilai-nilai kota.
“Joging sudah jadi budaya kekinian jadi, kita siapkan fasilitas yang nyaman dan aman agar warga bisa sehat sambil menikmati suasana kota sementara pedagang tetap kita berdayakan dengan lokasi yang lebih layak dan teratur,” ujar Tri Adhianto.
Selain mempercantik tata ruang dan menyediakan jalur joging yang kekinian, area ini juga akan tetap mempertahankan nilai sejarah Kota Bekasi, yaitu keberadaan Monumen Perjuangan Rakyat Bekasi yang menjadi simbol semangat dan identitas warga.
“Fungsinya kita kembalikan seperti semula yakni taman kota untuk masyarakat tidak ada lagi pedagang yang menginap atau menempati area taman, tapi para pedagang tetap kita fasilitasi karena sudah disiapkan tempat khusus agar mereka tetap bisa berjualan dengan tertib,” tutup Wali Kota Bekasi (Fth/Ndut/Uung)



























