Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Wali Kota Lubuk Linggau Letakkan Batu Pertama Program Bedah Rumah RTLH

×

Wali Kota Lubuk Linggau Letakkan Batu Pertama Program Bedah Rumah RTLH

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat (Yoppy Karim), kembali melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di RT 02 Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Jumat (19/9/2025).

Dalam sambutannya, Rachmat Hidayat menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Lubuk Linggau untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Insha Allah menuju tahun 2030 tidak ada lagi masyarakat yang menghuni rumah tidak layak huni. Tahun depan kami anggarkan sebanyak 150 unit RTLH yang akan dibedah, ditambah bantuan dari Baznas dan CSR melalui forum CSR yang telah kami bentuk,” ujarnya.

Baca Juga :  Junaedi Sepakati Draft Perubahan Permendagri Nomor 36 Tahun 2015 tentang Batas Daerah Bekasi - Jakarta Timur

Wali Kota juga menyampaikan selamat kepada warga penerima manfaat. “Ini bukti nyata komitmen kami kepada masyarakat untuk mewujudkan Lubuk Linggau Juara, maju kotanya sejahtera masyarakatnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Gotong Royong Jumat Bersih di Lapangan Pea Bumbung Wujudkan Semangat Kebersamaan dan Peduli Lingkungan

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Lubuk Linggau, Febrio Fadilah, dalam laporannya menyebutkan bahwa pelaksanaan program bedah rumah tahun 2025 mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Baca Juga :  Antusiasme Warga Tembung, Deli Serdang,Kompak Penuh Semangat Membuat Persiapan HUT RI ke 80

“Tujuannya adalah menurunkan angka RTLH di Kota Lubuk Linggau. Saat ini ada 743 RTLH, dan insyaallah seluruhnya akan diselesaikan melalui program walikota pada 2030,” jelasnya.

Untuk tahun 2025, Febrio menyebutkan terdapat 76 unit rumah yang akan dibangun, terdiri dari 50 unit melalui APBD, 25 unit melalui CSR, dan 1 unit dari Pengembang Indonesia. (Ari)

Example 300250
Example 120x600