Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
News

Dukung Pariwisata, Bappeda & Litbang Pangkalpinang Gelar Rapat Penambangan Data Pengunjung Hotel Model Snowflake

×

Dukung Pariwisata, Bappeda & Litbang Pangkalpinang Gelar Rapat Penambangan Data Pengunjung Hotel Model Snowflake

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PANGKALPINANG – Bidang Litbang beserta Tim IT Bappeda & Litbang Kota Pangkalpinang mengadakan rapat terkait “Penambangan Data Pengunjung Hotel menggunakan Model Snowflake untuk Mendukung Kebijakan Pemerintah Kota Pangkalpinang di Bidang Pariwisata”, yang digelar di Ruang Rapat Litbang Kantor Bappeda & Litbang Kota Pangkalpinang, Kamis (20/10/2022).

Kabid Litbang, Nurwasya,S.Si.,M.S sebagai moderator mengharapkan kajian ini bertujuan agar pariwisata di Kota Pangkalpinang bisa meningkat dan diunggulkan termasuk hotel-hotel yang ada.

Selain itu, dapat memberikan gambaran karakter pengunjung hotel dari sisi belanja, makan dan transportasi yang bisa ditampilkan ke dalam aplikasi.

Baca Juga :  Ratusan Petani Milenial dan Penyuluh Pertanian Ikuti Bimtek di Langsa

Dalam kajian ini hadir juga narasumber dari Institut Sains dan Bisnis Atma Luhur Kota Pangkalpinang, Yurindra,S.Kom.,M.T,FCCH., Sarwindah,S.Kom.,M.M. dan Marini M.Kom.

Yurindra memaparkan materi terkait Penambangan Data (Datamining) Pengunjung Hotel dengan menggunakan Model Snowflake untuk mendukung Kebijakan Strategis Pemerintah Kota Pangkalpinang di Bidang Pariwisata.

Baca Juga :  Bank Indonesia Sosialisasikan di 5 Titik Secara Serentak di Pulau Belitong

Ia juga menjelaskan pentingnya data Intelligent dalam Bussines Intelligent.

“Data intelligent yang dimaksudkan dalam dunia pariwisata, khususnya perhotelan,” katanya.

Yurindra menambahkan model Skema Emping Salju (Snowflake Schema) digunakan sebagai model penambangan data dikarenakan ukuran data lebih kecil di dalam tempat penyimpanan dan lebih mudah dilakukan Maintenance dan Update.

Sekretaris Bappeda & Litbang, Drs.Suparlan,M.M. juga memberikan masukan agar dalam kajian ini melibatkan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), terkait aplikasi yang akan dibuat wajib merekomendasikan teknologi aplikasi yang bersifat inovatif.

Baca Juga :  Raden Gani Muhamad Sebagai Pj. Wali Kota Bekasi Resmi Diperpanjang

“Dengan harapan dari aplikasi yang dibangun bisa mendorong atau berkontribusi dalam upaya Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata,” terang Suparlan.

Selanjutnya, Sub Koordinator Inovasi dan Teknologi, Kori Kurniawan,S.Kom juga membahas sistematika dari paparan narasumber dan juga pengaturan jadwal pertemuan dengan stakeholder. (Dicha/rls)

Example 300250
Example 120x600