Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
News

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Aceh Selatan Vidcon Dengan Menteri Dalam Negeri

×

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Aceh Selatan Vidcon Dengan Menteri Dalam Negeri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TAPAKTUAN – Pj. Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma S.STP yang diwakili oleh Asisten II Setdakab, H.T. Darisman dan seluruh OPD terkait, juga perwakilan dari Polres, Kejaksaan Negeri dan Kodim 0107 Aceh Selatan mengikuti zoom meeting, terkait inflasi tahun 2023, bertempat di Aula Lantai II Setdakab Aceh Selatan, Senin (23/10/2023).

Dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi kali ini Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia menyampaikan sesuai laporan dari Badan Pusat Statistik dan Bulog bahwasanya terkonfirmasi harga beras di beberapa daerah mengalami kenaikan.

Mendagri juga berharap agar Pemerintah Daerah terus bersinergi serta melakukan pengawasan bersama-sama dengan aparat penegak hukum terkait harga, suplai dan distribusi pangan.

Baca Juga :  Gani Muhamad Bersama OPD Grebek K3 Agar Alun-alun M. Hasibuan Jaga dan Rawat

Sementara itu, dari hasil rapat pengendalian inflasi daerah pada tanggal 23 Oktober 2023 ini, menurut Asisten II melalui Kabag Ekonomi Setdakab Aceh Selatan Risa Rosani, SH menyatakan Indeks Perubahan Harga(IPH) Kabupaten Aceh Selatan pada minggu ke III di Bulan Oktober – 1,047% dengan komoditas andil perubahan harga cabe merah -1,185, ikan kembung -0,34, bawang merah – 0,169 dan fluktasi harga tertinggi adalah ikan kembung 0,141.

Baca Juga :  Presiden Harus Tanggungjawab Terkait OTT Hakim Agung. Andi Samsan: Saat OTT KPK Sudrajat di Rumah

Sambungnya, secara nasional beras merupakan penyumbang inflasi terbesar yaitu sebesar 0,55%, untuk mengendalikan inflasi beras, Kementerian berkomitmen untuk melakukan Gernas menanam padi.

Baca Juga :  Ini Penjelasan Kajati DKI Jakarta Dr. Rudi Margono Terkait Diseminasi Hasil Penelitian Asesmen Penerapan Perkara Narkotika

“Selain itu harga gula saat ini mengalami kenaikan dikarenakan produksi nasional GKP mulai berkurang dan realisasikan impor gula belum maksimal,” ungkap Kabag Ekonomi.

Lebih lanjut adanya pembahasan dalam rapat koodinasi saat ini masih terfokus pada evaluasi pendistribusian beras SPHP dan pengawasannya dilapangan.(bn)

Example 300250
Example 120x600