AMBON – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku yang dipimpin langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, melakukan peninjauan ke lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Migas Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada Jumat (26/6/2026).
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan seluas 162 hektar serta infrastruktur pendukung menjelang rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni 2026.
Juru Bicara Gubernur Maluku, Kasrul Selang, menyatakan bahwa seluruh tahapan persiapan masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Ia menegaskan hingga saat ini belum ada perubahan agenda groundbreaking yang direncanakan berlangsung akhir bulan ini.
“Kita masih on the track untuk pelaksanaan tanggal 30 Juni 2026. Sejauh ini belum ada perubahan jadwal,” ujar Kasrul.
Menurutnya, acara groundbreaking tersebut dijadwalkan akan dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Acara juga direncanakan akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dalam peninjauan itu, Gubernur Maluku didampingi oleh jajaran Forkopimda, termasuk Pangdam XV/Pattimura, Kapolda Maluku, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Komandan Kodaeral IX, dan Kepala Badan Intelijen Daerah Maluku. Kehadiran para pimpinan instansi tersebut mencerminkan dukungan serta sinergi lintas sektor dalam mengawal kelancaran PSN Blok Masela.
Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh kebutuhan teknis dan pendukung proyek telah siap sebelum pelaksanaan groundbreaking. Usai meninjau lokasi, rombongan dijadwalkan kembali ke Ambon pada Sabtu (27/6/2026). Hasil pengecekan lapangan selanjutnya akan dilaporkan Gubernur Maluku kepada Pemerintah Pusat sebagai bagian dari koordinasi akhir menjelang pelaksanaan proyek strategis tersebut. (##)

























