Example floating
Example floating
Berita

Musda VIII Pertuni Bali Tetapkan Ida Bagus Surya Manuaba sebagai Ketua Daerah Periode 2026-2031

×

Musda VIII Pertuni Bali Tetapkan Ida Bagus Surya Manuaba sebagai Ketua Daerah Periode 2026-2031

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DENPASAR – Musyawarah Daerah (Musda) VIII Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Provinsi Bali yang berlangsung dari 27 hingga 29 Agustus 2026 di Denpasar, telah resmi menetapkan pimpinan baru untuk masa bakti 2026-2031. Dalam sidang pleno tersebut, Ida Bagus Surya Manuaba terpilih sebagai Ketua Daerah Pertuni Bali, sementara Kadek Agus Weda Gunawan ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengawas Daerah (Dewasda).

Penetapan kepemimpinan baru ini menjadi salah satu hasil utama dari forum strategis yang digelar bersamaan dengan Seminar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Musda kali ini tidak hanya berfungsi sebagai momentum pergantian kepengurusan, tetapi juga sebagai ajang evaluasi kinerja periode sebelumnya (2021-2026) serta perumusan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan.

Evaluasi Kinerja Periode Sebelumnya

Salah satu agenda penting dalam Musda VIII adalah pengesahan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus DPD Pertuni Bali masa bakti 2021-2026 di bawah kepemimpinan I Gede Winaya. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, rata-rata capaian program kepengurusan sebelumnya mencapai 60 persen.

Capaian tertinggi diraih pada bidang aksesibilitas layanan publik yang mencapai 100 persen, diikuti oleh bidang organisasi dan kaderisasi sebesar 86 persen. Namun, dua bidang lainnya masih memerlukan perhatian khusus, yaitu pemberdayaan perempuan dengan capaian 40 persen, serta pendidikan dan pelatihan yang berada di angka 36 persen.

Baca Juga :  Aksi Unjuk Rasa dalam Gerakan Mahasiswa Anti Maksiat di Magelang Kantor Walikota dan DPRD Medan

Ketua II DPP Pertuni, I Nyoman Bawa, yang hadir mewakili Ketua Umum DPP Pertuni Setiawan Gema Budi, menekankan pentingnya refleksi dalam proses Musda.

“Musda bukan sekadar pergantian kepemimpinan. Musda adalah momentum untuk melakukan evaluasi, refleksi, konsultasi, dan sekaligus menyusun arah perjuangan organisasi untuk lima tahun ke depan,” ujar Bawa.

Ia berharap kepengurusan baru tidak hanya fokus pada pelaksanaan program kerja rutin, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan dan inovasi untuk memperkuat posisi Pertuni serta meningkatkan manfaat bagi seluruh anggotanya.

Penguatan Ekonomi Melalui Seminar UMKM

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Musda, diselenggarakan pula Seminar UMKM yang diikuti oleh sekitar 70 peserta perwakilan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pertuni se-Bali. Seminar ini menghadirkan lima unsur narasumber, meliputi Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali, akademisi, perwakilan sektor perbankan, praktisi usaha, serta pelaku UMKM dari kalangan anggota Pertuni.

Fokus utama pembahasan adalah penguatan kemandirian ekonomi anggota. Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali menyatakan komitmennya untuk memberikan pendampingan usaha secara menyeluruh, mulai dari aspek produksi, pengemasan, hingga pemasaran. Pihak dinas juga membuka peluang promosi produk penyandang disabilitas dalam berbagai ajang daerah.

Selain pengembangan usaha, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai aspek legalitas, termasuk hukum bisnis dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Materi mencakup perlindungan merek, hak cipta, rahasia dagang, serta prinsip persaingan usaha yang sehat.

Baca Juga :  Junaedi Sepakati Draft Perubahan Permendagri Nomor 36 Tahun 2015 tentang Batas Daerah Bekasi - Jakarta Timur

Arah Strategis 2026-2031

Musda VIII juga mengesahkan Garis Besar Program Pertuni Daerah (GBPPD) 2026-2031 dan Resolusi Musda. Arah strategis yang ditetapkan mencakup beberapa poin kunci, antara lain:
* Digitalisasi tata kelola organisasi.
* Advokasi kebijakan disabilitas.
* Pemberdayaan ekonomi, termasuk perluasan kemitraan dengan sektor perhotelan dan pengembangan UMKM berbasis digital.
* Pendidikan dan pemanfaatan teknologi asistif.
* Perlindungan terhadap kelompok rentan.
* Peningkatan aksesibilitas dan mitigasi bencana.

Kepengurusan baru di bawah pimpinan Ida Bagus Surya Manuaba diharapkan dapat memberikan perhatian lebih pada bidang-bidang yang capaiannya masih rendah pada periode sebelumnya, khususnya pemberdayaan perempuan serta pendidikan dan pelatihan.

Prosesi pelantikan Ketua Daerah Pertuni Bali terpilih, Ida Bagus Surya Manuaba, dan Ketua Dewasda, Kadek Agus Weda Gunawan, dipimpin langsung oleh I Nyoman Bawa. Pelantikan ini menandai dimulainya masa bakti resmi Pertuni Bali periode 2026-2031.

Rangkaian kegiatan Musda VIII ditutup dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 Pertuni Provinsi Bali yang jatuh pada 29 Agustus 2026, sebelum akhirnya acara ditutup secara resmi oleh Ketua II DPP Pertuni. (##)

Sumber : RRI.CO.ID

Example 120x600
error: Content is protected !!