Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
PeristiwaPolri

Diduga Lalai, Perwira Polisi Terkena Luka Tembak, Berikut Penjelasan Polda Sulteng

×

Diduga Lalai, Perwira Polisi Terkena Luka Tembak, Berikut Penjelasan Polda Sulteng

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALU – Seorang perwira Brimob Polda Sulawesi Tengah Iptu YP, mengalami luka tembak di dada kiri pada hari Sabtu (2/3/2024) akibat kelalaiannya sendiri dalam menggunakan senjata api (senpi).

Kejadian tersebut terjadi di Mako Brimob Polda Sulteng, Palu, sekitar pukul 10.20 WITA. Saat itu, Iptu YP sedang membersihkan senpinya jenis HS No. H179002.

Menurut keterangan Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono mengatakan, bahwa Iptu YP tidak sengaja menarik pelatuk senpi saat sedang membersihkannya. Hal ini menyebabkan senpi tersebut meletus dan mengenai dada kirinya.

Baca Juga :  Peringatan Hari Pahlawan, Kapolres Aceh Singkil Mengimbau Pada Personel Polri Mampu Meneladani Nilai -Nilai Kepahlawanan

“Istrinya sempat menelepon, tapi tidak dijawab. Kemudian, dia meminta tolong kepada anggota lain untuk mengecek suaminya,” kata Kabidhumas kepada awak media di Palu, Senin (4/3/2024).

Anggota Brimob yang mendapat laporan tersebut kemudian bergegas mengecek Iptu YP. Mereka menemukan Iptu YP terluka di ruangannya dengan luka tembak di dada sebelah kiri.

Baca Juga :  Kapolres Tolitoli Terima Audiensi PMII, Bahas Persiapan KONKORCAB ke-X Sulteng

Djoko menyebut, Iptu YP kemudian dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Undata Palu untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini, kondisinya dikabarkan stabil dan sedang dalam pemulihan.

“Iptu YP mengalami luka tembak di dada kiri. Saat ini, dirinya sedang dirawat di RS Undata dikabarkan kondisinya stabil dan sedang dalam pemulihan,” ungkap Djoko.

Baca Juga :  Sebanyak 50 Karangan Bunga Banjiri Halaman Kantor Polres Bantaeng

Djoko mengungkapkan, saat ini tim Propam Polda Sulteng masih menyelidiki lebih lanjut terkait dengan kejadian tersebut. Diduga, kelalaian menjadi penyebab utama peristiwa ini.

“Kami masih menyelidiki lebih lanjut terkait dengan kejadian ini. Diduga, kelalaian menjadi penyebab utama,” pungkasnya. (Jamal)

Example 300250
Example 120x600