ACEH SINGKIL – Suasana khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Darul Muta’allimin, Tanah Merah, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (13/9/2025). Ribuan jamaah, santri, dan tamu undangan berkumpul untuk mengenang 17 tahun wafatnya ulama kharismatik, Allahu yarham Syekh H. Bahauddin Tawar atau Abuya Tanah Merah.
Hadir juga dalam acara tersebut Bupati Aceh Singkil,H.Safriadi Oyon,SH ,Sekda Edi Widodo, Ketua DPRK H. Amaliun, Dandim 0109 Aceh Singkil, perwakilan Kapolres, pimpinan dayah dan pesantren dari Aceh Singkil maupun Subulussalam, serta tokoh-tokoh masyarakat. Kehadiran para pejabat dan alim ulama menambah khidmat acara haul tersebut.
Bupati Safriadi Oyon menyatakan selalu mengenang jasa besar Abuya Tanah Merah yang telah berkontribusi membangun pendidikan agama di Aceh Singkil.
“Dari pesantren ini telah lahir banyak tokoh dan pejabat, baik di Aceh Singkil maupun Subulussalam, bahkan sampai ke tingkat pusat. Ini semua berkat jasa Abuya Tanah Merah. Mari kita lanjutkan perjuangan beliau dengan memperkuat ukhuwah islamiyah dan mendidik generasi kita dengan nilai-nilai agama,” ungkapnya.
Abu Rahmanuddin perwakilan pimpinan Pesantren juga menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas kehadiran para tamu terutama kepada Bupati Aceh Singkil.
“Bapak Bupati juga telah banyak berjasa pada pesantren ini, termasuk memberikan perhatian dan bantuan saat memimpin Aceh Singkil.Atas nama pesantren kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, ” ujarnya.
Haul ke-17 Abuya Tanah Merah bukan hanya ajang silaturahmi, tapi merupakan momen untuk merenungkan kembali warisan dakwah dan perjuangan beliau dalam membina umat melalui pesantren. (Joni)



























