Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Seni Budaya

Semarang Night Carnival Community Resmi Dikukuhkan, Siap Mendunia Lewat Karnaval Malam Spektakuler

×

Semarang Night Carnival Community Resmi Dikukuhkan, Siap Mendunia Lewat Karnaval Malam Spektakuler

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SEMARANG – Semarang Night Carnival Community resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang digelar di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, Sabtu (20/12/2025). Pengukuhan ini menjadi tonggak penting bagi perjalanan Semarang Night Carnival (SNC) yang telah eksis lebih dari satu dekade sebagai salah satu ikon seni pertunjukan dan pariwisata Kota Semarang.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Bupbar) Kota Semarang, Indriyasari, S.E., M.A.P., serta diikuti oleh berbagai komunitas seni dan budaya dari Kota Semarang maupun dari luar daerah. Kehadiran lintas komunitas ini menegaskan posisi SNC sebagai ruang kolaborasi kreatif yang terbuka dan inklusif.

Dalam sambutannya, Indriyasari menyampaikan bahwa keberadaan Semarang Night Carnival yang telah berjalan lebih dari 10 tahun membutuhkan wadah resmi sebagai tempat berhimpun, berkolaborasi, serta bertukar gagasan antar pelaku seni.

“Semarang Night Carnival ini sudah lebih dari 10 tahun, tahun ini memasuki tahun ke-13 dan sebentar lagi ke-14. Tentunya butuh wadah sebagai tempat bersatunya teman-teman untuk berkumpul, berkolaborasi, saling bertukar isi dan pikiran. Alhamdulillah hari ini Semarang Night Carnival Community resmi dikukuhkan,” kata Indriyasari.

Ia berharap dengan terbentuknya komunitas ini, semangat dan geliat SNC justru semakin kuat dan terorganisir, sehingga mampu memberi dampak yang lebih luas bagi pengembangan seni dan budaya di Kota Semarang.

Lebih lanjut, Indriyasari menjelaskan bahwa kekhasan Semarang Night Carnival terletak pada konsep karnaval malam hari yang jarang dimiliki daerah lain. Konsep tersebut dipadukan dengan kostum dan hiasan visual yang spektakuler, sehingga menghadirkan daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan.

Baca Juga :  Pentas Kolosal 48 Kelompok Tari Meriahkan Hari Tari Dunia di Kabupaten Semarang

“Spesialnya di Kota Semarang, karnaval ini dibuat di malam hari. Dengan hiasan-hiasan yang spektakuler, ini menjadi ciri khas yang sangat kuat. Harapannya, dengan terbentuknya komunitas ini, kreativitas adik-adik semua semakin berkembang dan mampu membawa nama Kota Semarang tidak hanya dikenal di dalam kota, tapi juga mendunia,” tuturnya.

Ia juga menyoroti peran generasi muda dalam pengembangan SNC. Menurutnya, anak-anak muda memiliki akses, jaringan, dan cara pandang yang lebih luas untuk mempromosikan budaya lokal ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Kalau generasi muda yang berbicara, mereka punya akses dan jaringan yang lebih luas. Itu potensi besar untuk membawa Semarang Night Carnival tampil di berbagai panggung,” tambahnya.

Sementara itu, Indriyasari yang akrab disapa Ibu Iin menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan lepas tangan setelah pengukuhan komunitas ini. Dinas Bupbar Kota Semarang berkomitmen melakukan pembinaan secara berkelanjutan agar komunitas tetap konsisten menjaga semangat, kreativitas, dan kualitas pertunjukan.

“Yang pertama tentu pembinaan. Supaya mereka tetap konsisten menjaga semangat dan spirit luar biasa yang selama ini sudah terbentuk. Menjaga keberlangsungan itu tidak mudah, maka perlu pembinaan, pengarahan, dan konsistensi dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan,” jelasnya.

Dengan dikukuhkannya Semarang Night Carnival Community, diharapkan SNC tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi berkembang sebagai ekosistem kreatif yang mampu melahirkan inovasi seni, memperkuat identitas budaya Kota Semarang, serta mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ke level yang lebih tinggi.(msa)

Example 300250
Example 120x600