TOLITOLI – Bangunan tempat pengambilan air wudhu di Masjid Jami Tolitoli dirubuhkan menggunakan alat berat pada Rabu (1/7/2026). Pembongkaran ini merupakan tahap awal dari rencana pembangunan fasilitas wudhu baru yang lebih baik, bersih, dan dilengkapi dengan kamar mandi/WC.
Ketua Yayasan Masjid Jami Tolitoli, Ir. Sapruddin H. Abd Rahman, menjelaskan bahwa pembongkaran dilakukan sesuai kesepakatan hasil rapat pengurus yayasan beberapa bulan lalu. Ia menegaskan bahwa proses pembangunan sepenuhnya dibiayai oleh sumber dana internal yayasan dan tidak menggunakan anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli. Dana pembangunan murni berasal dari sumbangan para dermawan dan jamaah yang selama ini berpartisipasi secara gotong royong menyisihkan sebagian rezekinya untuk rumah ibadah tersebut.
Mengenai penggunaan alat berat, Ir. Sapruddin menyatakan bahwa mesin tersebut hanya dipinjamkan oleh salah seorang pemilik alat berat tanpa biaya sewa. Yayasan hanya menanggung pengeluaran untuk bahan bakar minyak solar dan upah operator. “Proses pembangunan tetap kami lanjutkan secara perlahan dan bertahap sesuai kemampuan dana yayasan, mengingat lokasi masjid berada di dalam kota,” ujarnya.
Ir. Sapruddin juga mengajak para dermawan dan jamaah Masjid Jami Tolitoli untuk terus memberikan uluran tangan yang tulus dan ikhlas demi kelancaran pembangunan. Ia mengingatkan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta, melainkan justru menjadi berkah. “Masyarakat diharapkan turut mendoakan agar proses pembangunan tempat wudhu baru dapat berjalan lancar sesuai rencana dan menghasilkan fasilitas yang lebih layak bagi jamaah,” tandasnya. (arg)

























