MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka resmi melantik dan menyumpah 145 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Eselon III dan IV. Acara rotasi dan mutasi jabatan tersebut berlangsung di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majalengka, Rabu (5/8/2026).
Para pejabat yang dilantik meliputi jabatan strategis seperti Sekretaris Dinas (Sekdis), Kepala Bidang (Kabid), Sekretaris Camat (Sekcam), hingga Kepala Seksi (Kasi). Sejumlah perubahan signifikan terjadi pada posisi Camat di beberapa wilayah. Dede Sunarya, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapedalitbang), kini ditunjuk menjadi Camat Cikijing.
Sementara itu, Veni Victoruddien, mantan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), menggantikan posisi Camat Sindangwangi. Di Kecamatan Kertajati, Fazri Pria Perdana ditunjuk sebagai Camat baru, sedangkan Rizky Ginanjar Satyagraha menempati posisi Camat Ligung.
Terobosan Sistem Manajemen Talenta
Dalam sambutannya, Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa rotasi ini merupakan tuntutan organisasi untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus melakukan penyegaran birokrasi. Namun, yang menjadi sorotan utama dalam agenda kali ini adalah penerapan sistem Manajemen Talenta atau “Mata Lensa” untuk pengisian Jabatan Administrator.
Bupati Eman mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan lompatan besar bagi reformasi birokrasi di Majalengka. Jika sebelumnya uji kompetensi teknis hanya wajib bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II, kini Majalengka menerapkannya hingga jenjang Jabatan Administrator.
“Sistem manajemen talenta ini dirancang dan diuji ketat hampir selama satu tahun dengan pendampingan Tim Digitalisasi Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kebijakan ini diperkuat dengan Surat Keputusan Kepala BKN tanggal 12 Desember 2025 serta Peraturan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025,” jelas Bupati Eman.
Ia menambahkan, seluruh proses mulai dari identifikasi kebutuhan, pemetaan talenta, penetapan suksesor, hingga uji kompetensi diusulkan melalui sistem e-Mutasi BKN dan divalidasi oleh Auditor Manajemen ASN BKN untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip sistem merit. Dengan langkah ini, Kabupaten Majalengka mencatatkan diri sebagai daerah pertama yang berhasil menyelesaikan pengisian Jabatan Administrator secara utuh melalui mekanisme tersebut.
Adapun untuk Jabatan Pengawas, mutasi dan promosi masih mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, mengingat pemetaan nilai asesmen pada jenjang Jabatan Pelaksana masih dalam tahap penyelesaian.
Tepis Isu Jual Beli Jabatan
Di tengah maraknya isu korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di berbagai daerah, Bupati Eman secara tegas membantah adanya praktik transaksi dalam proses mutasi ini. Ia menyatakan sistem Manajemen Talenta dirancang sebagai benteng untuk membasmi praktik tidak sehat tersebut.
“Saya tegaskan, tidak ada jabatan yang dibeli, tidak ada ruang untuk transaksi. Kita berdiri tegak di atas rel regulasi dan sistem merit yang benar. Perubahan memang membawa ketidaknyamanan, tetapi demi reformasi birokrasi yang objektif, terukur, transparan, dan akuntabel, kita tidak boleh ragu,” tegasnya.
Bupati juga menyayangkan beredarnya rumor dan tuduhan tanpa dasar di media sosial terkait adanya tarif mutasi jabatan. Menurutnya, narasi tersebut merupakan bentuk penggiringan opini yang mendiskreditkan upaya penataan birokrasi.
“Jika ada pihak yang peduli dan ingin mengingatkan, tentu kami berterima kasih. Namun, membangun opini dan fitnah tanpa klarifikasi adalah tindakan yang tidak terpuji. Wartawan tentu paham pentingnya klarifikasi dan verifikasi sumber berita sebelum menyebarkan informasi,” tambah Bupati sembari mengajak media untuk bersikap kritis dan verifikatif.
Pesan untuk ASN Baru
Mengakhiri arahannya, Bupati Eman berpesan kepada seluruh ASN yang baru dilantik agar memegang teguh sumpah jabatan. Ia menekankan bahwa tugas utama birokrasi adalah melayani masyarakat.
“Jadikan momentum ini untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Bagi rekan-rekan yang dilantik dan disumpah hari ini, selamat atas kepercayaan yang diberikan. Mari niatkan dalam hati untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan fungsi dan tugas kita masing-masing,” pungkasnya. (##)



























