PASURUAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN-P) Kelompok 26 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) melaksanakan program kerja bidang pendidikan bertajuk “Pelatihan Eco Creative Craft: Kolase & Pembuatan Gantungan Kunci dari Bahan Daur Ulang” di SDN Mororejo II, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, pada 28 Juli – 29 Agustus 2026. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas I hingga kelas VI ini bertujuan meningkatkan kreativitas, keterampilan, serta kepedulian siswa terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan-bahan sederhana yang dapat didaur ulang.
Program kerja ini mengusung konsep belajar sambil berkarya dengan memanfaatkan biji-bijian dan tutup botol bekas sebagai media pembelajaran kreatif. Mahasiswa KKN-P 26 mengajak siswa memahami bahwa barang yang sering dianggap sebagai limbah masih memiliki nilai guna apabila diolah menjadi karya yang menarik. Selain melatih kreativitas dan motorik halus, kegiatan ini juga menanamkan sikap teliti, inovatif, serta kesadaran untuk menjaga lingkungan sejak usia dini.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sesi ice breaking untuk membangun semangat dan antusiasme siswa. Selanjutnya, siswa membuat kolase menggunakan berbagai jenis biji-bijian sesuai pola yang telah disediakan, kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan gantungan kunci dari tutup botol bekas. Selama proses berlangsung, mahasiswa KKN-P mendampingi setiap siswa dalam menuangkan ide kreatifnya. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan permainan edukatif yang dirancang untuk meningkatkan kerja sama, konsentrasi, komunikasi, dan rasa percaya diri siswa sehingga suasana belajar menjadi lebih aktif dan menyenangkan.
Antusiasme siswa terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan serta keberhasilan menghasilkan berbagai karya yang kreatif dan unik.
“Dari kegiatan ini saya berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan. Semoga kegiatan ini menjadi kenangan yang berkesan serta menginspirasi siswa SDN Mororejo II untuk terus belajar dan berkarya,” ujar Didin selaku ketua KKN-P 26, Minggu (9/8/2026).
Melalui program Eco Creative Craft, mahasiswa KKN-P 26 UMSIDA berharap siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan kepedulian terhadap lingkungan melalui kebiasaan memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang bernilai guna. Program ini menjadi salah satu wujud kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, edukatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(msa)



























