BATAM – Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi Qurani melalui pelaksanaan Training Center (TC) bagi peserta potensial Qori dan Qoriah Kota Batam Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 12 hingga 16 Mei 2026 di Nagoya Mansion Batam tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas dan kemampuan para peserta yang akan mewakili daerah pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di berbagai tingkatan.
Training Center ini diikuti oleh peserta dari berbagai cabang lomba Al-Qur’an, mulai dari tilawah Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, tafsir, syarhil Qur’an hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ). Kehadiran para peserta potensial ini menjadi bukti bahwa Kota Batam terus berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami nilai-nilai kandungan Al-Qur’an secara mendalam.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh semangat. Menurutnya, kegiatan pembinaan seperti ini bukan sekadar persiapan menghadapi perlombaan, melainkan juga bagian dari pembangunan karakter generasi muda yang berakhlak Qurani.
” Al-Qur’an harus menjadi pedoman hidup yang mampu membentuk moral, etika, dan kepribadian generasi muda di tengah tantangan zaman modern yang semakin kompleks. Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang mampu melahirkan generasi unggul, religius, dan berprestasi,” tegas Firmansyah.
Pelaksanaan TC ini juga menghadirkan pelatih-pelatih nasional yang memiliki pengalaman dan kompetensi tinggi di bidangnya. Di antaranya adalah Dr. Hj. Umi Khusnul Khotimah, M.A dari Jakarta serta KH. Abdul Rauf, SQ dari Banten. Kehadiran para pelatih nasional tersebut memberikan motivasi tersendiri bagi peserta, karena mereka tidak hanya memperoleh materi teknis mengenai seni membaca Al-Qur’an dan pemahaman tafsir, tetapi juga mendapatkan pembinaan mental, spiritual, dan pengalaman berharga dari para ahli yang telah lama berkecimpung di dunia MTQ nasional.
Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat dan antusiasme.
Para peserta tampak serius mengikuti setiap sesi pembinaan yang diberikan. Tidak hanya melatih kualitas suara dan teknik membaca Al-Qur’an, pelatihan ini juga menanamkan pentingnya adab, penghayatan makna ayat, serta kesiapan mental ketika tampil di hadapan dewan hakim dan masyarakat luas.
Kegiatan ini dinilai sangat strategis dalam mempersiapkan kafilah terbaik Kota Batam agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Selain mengejar prestasi, pembinaan ini juga diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang cinta Al-Qur’an serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Di tengah perkembangan era digital dan tantangan moral yang semakin besar, keberadaan program pembinaan Qurani seperti ini menjadi sangat penting. Al-Qur’an tidak hanya dipelajari untuk perlombaan semata, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dalam membangun kehidupan yang damai, berakhlak, dan bermartabat. Dengan adanya Training Center ini,
Pemerintah Kota Batam berharap akan lahir qori, qoriah, hafizh, hafizhah, mufassir, dan generasi Qurani yang mampu membawa nama baik daerah sekaligus menjadi cahaya bagi masyarakat di masa depan.(Nursalim Turatea).



























