Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Hukum

Sidang Perdana, Mantan Rektor Untad Palu Keberatan Atas Dakwaan Jaksa

×

Sidang Perdana, Mantan Rektor Untad Palu Keberatan Atas Dakwaan Jaksa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALU – Mantan Rektor Universitas Tadulako ( Untad Palu) Muhammad Basir Cyio menyatakan keberatan (eksepsi) atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), perkara dugaan tindak pidana korupsi Internasional Publication and Collaborative Center (IPCC) Universitas Tadulako (Untad) Palu.

Keberatan tersebut disampaikan oleh kuasa hukum terdakwa Bahal usai pembacaan dakwaan oleh JPU Asmah Alimin pada sidang dipimpin hakim ketua majelis Akbar Isnanto, Sayonara dan Alam Nur sebagai hakim anggota serta panitera pengganti Muhlis di Pengadilan Negeri Kelas 1 A PHI/Tipikor/Palu, Senin (4/3).

Dalam dakwaan dibacakan oleh JPU Asmah Alimin masing-masing dalam berkas terpisah, mendakwa mantan rektor Untad Muhammad Basir Cyio dan Taqiyuddin Bakri merugikan keuangan negara Rp4,7 miliar dari total kerugian Rp6,473 miliar lebih, dikurangi telah dikembalikan terdakwa sebesar Rp1,7 miliar.

Baca Juga :  Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Langsa Barat Berhasil Tangkap 'Pencuri Lihai'

Ia memaparkan, Muhamad Basir Cyio selaku penanggung jawab teknis IPCC Untad dan Taqiyuddin Bakri seorang dosen, sebagai koordinator IPCC Untad.

“Dalam pengelolaan anggaran IPCC Untad terjadi penyalahgunaan tidak sesuai peruntukannya, fiktif dan dipergunakan untuk keperluan pribadi,” tuturnya.

Baca Juga :  Telantarkan Anak, Seorang Ayah Diamankan ke Polres Aceh Timur

Atas perbuatan kedua terdakwa didakwa melanggar pasal 2 junto pasal 18, subsider pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, junto pasal 55 ayat (1) ke I Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Usai pembacaan dakwaan hakim ketua majelis Akbar Isnanto lalu menutup sidang dan membuka kembali pada Rabu (13/3) dengan agenda eksepsi terdakwa. (Joem)

Example 120x600
error: Content is protected !!