Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
HeadlineNews

Prahara Eksekusi Hak Asuh Anak Korban Pesawat Lion Air

×

Prahara Eksekusi Hak Asuh Anak Korban Pesawat Lion Air

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Menurut Susan dalam hal ini ada keanehan dan kejanggalan, kenapa anak-anak ini bisa jadi berubah dan sudah negative thinking terlebih dulu kepada kliennya. Sampai ada ucapan dari yang tertua mengatakan ada apa mau silaturahmi, mau modus ya, kenapa anak itu bisa berkata begitu?

“Lantas saya ingin menggali, apa maksudnya modus itu, saya tanya, tapi langsung di cut, dan seperti ada yang ditutup-tutupi. Nah dalam hal inilah diperlukan fungsi Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) juga para ahli psikologi anak dari dinas-dinas terkait. Tapi tadi tidak ada, malah terkesan berpihak,” ungkap Susan seraya mengatakan seharusnya PPA ini netral dan berada di tengah untuk melindungi kepentingan anak-anak termasuk menjelaskan duduk perkara yang mungkin masih belum clear buat anak-anak dari bu Rini yang sudah diputus komunikasi dan silaturahmi dengan anak-anak 4 tahun terakhir. Apa karena ada uang milik anak-anak ini yang cukup besar di Amerika?

“Dalam hal ini saya menduga bahwa ibu Rini ini telah diisukan, seolah-olah telah mengambil hak dan uang anak-anak itu,” kata Susan seraya menduga telah terjadi juga rekayasa dari oknum Kepolisian, kenapa kliennya ini bisa jadi tersangka di Polres Jakarta Timur.

Terkait status tersangka ini, menurut Susan pihaknya sudah mengajukan pra-peradilan dan sudah di daftarkan kemarin. Nah, saat berjalan sidangnya, kalian liput ya, apa hasil dan keputusannya.

Baca Juga :  Wabup Minta Para Kepala SKPD dan Camat Kawal Kegiatan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

“Kami akan membuktikan dan tidak akan tinggal diam. Kami akan menunjukan kebenaran itu, siapa yang benar dan siapa yang salah. Karena kita tidak mau hukum di Indonesia ini dipermainkan oleh oknum yang mempunyai kepentingan dibalik anak-anak ini. Sebab, ada hak anak-anak ini yang harus sampai kepada mereka,” tandasnya.

Untuk diketahui, kedua orang tua anak-anak itu, adalah Andri Wiranofa dan Niar Ruri Soegiyono meninggal dunia pada saat naik pesawat Lion Air rute penerbangan Jakarta – Pangkal Pinang. Pesawat jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat pada 29 Oktober 2018 silam.

Lebih lanjut Rini menjelskan almarhum Andri Wiranofa adalah seorang Jaksa, pada saat itu bertugas sebagai koordinator pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung. Sedangkan Niar Ruri Soegiyono adalah seorang Sarjana Ekonomi sempat bekerja 12 tahun di HSBC, kemudian pensiun dini saat melahirkan anak kedua.

“Selanjutnya almarhumah Niar Ruri Soegiyono mengembangkan usaha kos-kosan dan usaha lain yang penghasilannya telah diaudit oleh akuntan publik. Data ini digunakan oleh kakak kandungnya, Rini Soegiyono sebagai ahli waris dari Niar Soegiyono sekaligus wali anak-anak untuk memperjuangkan hak anak-anak atas klaim ganti rugi di Amerika,” pungkasnya. (Amris)

Example 300250
Example 120x600