BERAU – Kampung Teluk Semanting terletak di posisi geografis yang sangat strategis, dikelilingi oleh tiga wilayah pemukiman yakni gorong-gorong, pegunungan (Hijaumas), dan pesisir yang dihiasi hutan mangrove seluas 750 hektar. Keberadaan sumber daya alam yang melimpah menjadikan kampung ini kaya akan potensi, baik dari sektor hutan, laut, maupun lahan.
Kegiatan perekonomian masyarakat di Kampung Teluk Semanting sangat beragam, di mana banyak warga mengandalkan sektor laut dengan melibatkan diri dalam kegiatan perikanan seperti nelayan dan tambak. Sementara itu, sektor hutan budidaya juga memberikan kontribusi signifikan melalui aktivitas perkebunan, pertanian, serta wisata mangrove yang semakin populer.
Dengan luasnya area hutan yang termasuk dalam APL (Areal Penggunaan Lain), Kampung Teluk Semanting memiliki peluang besar untuk mengembangkan aset kampung. Pengelolaan sumber daya ini melalui Usaha Milik Kampung (BUMK) diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi sumber Pendapatan Asli Kampung (PAK) yang signifikan. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong peningkatan pendapatan dan memperkuat perekonomian kampung.
Dengan potensi yang dimiliki, Kampung Teluk Semanting tidak hanya dapat meningkatkan taraf hidup warganya, tetapi juga menjadikan kampung ini sebagai contoh pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. (BahtiarAC)



























