Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Kejaksaan

Tandatangani PKS dan Bentuk Satgas P4SK, Jampidum: Sinergi Dalam Penanganan Tindak Pidana Kehutanan

×

Tandatangani PKS dan Bentuk Satgas P4SK, Jampidum: Sinergi Dalam Penanganan Tindak Pidana Kehutanan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) Kementerian Kehutanan dalam pembentukan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Perkara Tindak Pidana di Sektor Kehutanan (Satgas P4SK) di tingkat pusat dan daerah.

Kesepakatan itu dituangkan dalam PKS yang ditandatangani oleh Dirjen Gakkum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho dan Jampidum Kejaksaan Agung Prof.Dr Asep N. Mulyana di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada Selasa (28/10/2025).

Menurut Jampidum pembentukan Satgas P4SK ini bertujuan untuk sinergi dalam penanganan tindak pidana Kehutanan. Artinya agar dilakukan koordinasi sejak tahap penyelidikan, jaksa turut dilibatkan untuk pengumpulan alat bukti hingga pasal yang disangkakan.

Baca Juga :  BPA Kejaksaan Akan Lelang Kembali Kapal Tanker MT Arman 114 Beserta Muatan Light Crude Oil di Batam

“Selain itu, kami juga ingin mengefektifkan, tidak hanya fokus pada follow the sasfek pelakunya saja. Tapi juga kami ingin mendorong agar tindak pidana disektor Kehutanan yang bernilai segi ekonomi itu dapat mengedepankan aspek follow the money dalam bentuk aset,” ujarnya kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jakarta pada Kamis (30/10/2025).

Baca Juga :  Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Terima Kunjungan Inspektorat Keuangan dalam Rangka Inspeksi Khusus Keuangan

Dengan demikian kata Prof Asep, nantinya pihaknya akan mengoptimalkan bagaimana hasilnya. Misalnya para pelaku itu kita mintai pertanggungjawaban untuk merehabilitasi hutan yang misalnya rusak akibat perbuatan tindak pidana tersebut. “Hal itulah yang kami kemudian kita sepakati bersama,” tandasnya.

Dalam acara PKS kemarin lanjut Prof Asep dihadiri dari berbagai unsur, seperti dari Kehutanan, Polisi hutan, PPNS Kehutanan, dan juga para jaksa yang ada didaerah, para Aspidum. Selanjutnya para aksa-jaksa itu nantinya akan kita tugaskan bersama-sama dalam menangani tindak pidana disektor Kehutanan tersebut

Baca Juga :  Penyidik Pidsus Kejari Jakpus Penjarakan 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan 10 Ribu Unit Lampu Jalan

Untuk diketahui, Satgas P4SK ini akan bersifat permanen dan akan berfokus pada kasus-kasus terorganisir, lintas wilayah, sulit pembuktian, dan berdampak besar terhadap kerusakan hutan maupun kerugian negara.

Dengan dukungan Satgas P4SK, pertukaran data dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Kejaksaan Agung menargetkan penegakan hukum yang lebih cepat, tepat, dan memberikan efek jera bagi pelaku perusakan hutan. (Amri)

Example 300250
Example 120x600