Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Seni Budaya

Ratusan Penari Meriahkan Penutupan Hari Tari Dunia di Kabupaten Semarang

×

Ratusan Penari Meriahkan Penutupan Hari Tari Dunia di Kabupaten Semarang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KABUPATEN SEMARANG — Peringatan Hari Tari Dunia di Kabupaten Semarang resmi ditutup meriah di Museum Palagan Ambarawa. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (25–26/04/2026), ini melibatkan 48 grup seni dan sanggar dari berbagai wilayah, serta didominasi penampilan generasi muda.

Ketua Lembaga Kesenian Kabupaten Semarang, Rama Pujiyanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang telah menyukseskan acara tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan donatur menjadi kunci kelancaran kegiatan.

“Saya sebagai Ketua Lembaga Kesenian merasa senang dan gembira. Pemerintah telah mendorong serta memberikan bantuan dalam peringatan Hari Tari Dunia ini. Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih, terutama kepada Pemerintah Kabupaten Semarang dan para donatur yang telah memberikan motivasi sekaligus dukungan dana,” ujarnya.

Menurut Rama, pemerintah juga berperan dalam penyediaan fasilitas, termasuk lokasi pertunjukan di Museum Palagan Ambarawa. Bahkan, anggota dewan turut hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan di dua titik lokasi.

Baca Juga :  BIMA Kemendiktisaintek Suport Workshop Manajemen Pertunjukan Seni di Sidoarjo

“Pemerintah melalui Dinas Pariwisata memberikan tempat, sehingga seluruh rangkaian acara bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ke depan, Rama menegaskan pihaknya akan membuat terobosan untuk semakin mengembangkan seni tari di Kabupaten Semarang. Salah satunya melalui rencana menggelar flash mob bertajuk Ayo Dolan Nang Kabupaten Semarang dengan melibatkan sekitar 2.000 penari.

“Kami ingin membuat gebrakan dengan melibatkan ribuan penari dari berbagai sanggar. Ini sebagai ruang ekspresi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti kuatnya peran generasi muda dalam kegiatan tahun ini. Seluruh penampil yang tampil di panggung utama disebut berasal dari kalangan anak muda, menandakan proses regenerasi seni tari berjalan baik.

Baca Juga :  Semarang Night Carnival Community Resmi Dikukuhkan, Siap Mendunia Lewat Karnaval Malam Spektakuler

“Ini bukti bahwa regenerasi seni tari di Kabupaten Semarang berjalan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Semarang, Budi Rahardjo S.Sos., M.Si., menilai kegiatan tersebut tidak hanya sebagai ajang pertunjukan, tetapi juga sarana pembinaan bagi pelaku seni.

“Ini menjadi ajang pentas bagi adik-adik dari sanggar tari. Ada 48 yang tampil, padahal sebenarnya masih banyak potensi sanggar dan pelaku seni di Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya atau nguri-uri kesenian daerah agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

“Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan upaya nguri-uri budaya di Kabupaten Semarang. Harapan kami, tahun depan bisa terlaksana lagi dengan jumlah pementasan yang lebih banyak,” katanya.

Baca Juga :  Umsida Bersama Dekesda Geliatkan Seni Karawitan di Sidoarjo

Ia menambahkan, Pemkab Semarang selama ini telah memberikan berbagai dukungan kepada sanggar seni melalui sejumlah program, baik dari bupati, pamong budaya, maupun pokok pikiran (pokir) anggota dewan.

“Sudah banyak bantuan yang diberikan kepada sanggar-sanggar sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pelaku seni,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya berharap seni tari dari Kabupaten Semarang dapat semakin dikenal luas, bahkan hingga tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, kegiatan seperti ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa nasionalisme dalam mencintai budaya Nusantara.

“Nguri-uri budaya itu bukan sesuatu yang kuno, tetapi harus dijaga keberlanjutannya. Dengan kegiatan seperti ini, pelaku seni diharapkan terus berkarya, termasuk di daerahnya sendiri,” pungkasnya. (msa)

Example 300250
Example 120x600