Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Seni Budaya

Eksistensi Musik Keroncong di Sidoarjo: Menunjukkan Perkembangan yang Menjanjikan

×

Eksistensi Musik Keroncong di Sidoarjo: Menunjukkan Perkembangan yang Menjanjikan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIDOARJO – Siapa bilang musik keroncong semakin jarang diminati dan terancam punah? Kondisi di Sidoarjo justru menunjukkan hal yang berbeda. Musik keroncong di daerah ini masih sangat hidup dan didukung oleh banyak komunitas yang aktif berkegiatan. Berbagai kelompok keroncong rutin mengadakan latihan di Dekesda (Dewan Kesenian Sidoarjo), Jalan Erlangga Nomor 67, Sidoarjo. Selain berlatih, komunitas-komunitas tersebut juga kerap tampil di berbagai lokasi strategis untuk menghibur masyarakat.

Teguh Santoso, musisi keroncong sekaligus pengurus Dekesda, saat di hubungi awak media pada Hari Kamis (14/5/2026) menjelaskan bahwa ada cukup banyak kelompok keroncong yang aktif berlatih di Dekesda. “OK Kopi Rojo berlatih dua minggu sekali, OK Gita Nirmala satu bulan sekali, OK Syahdana latihan secara tentatif setiap Kamis, sedangkan OK New Anggrek 5 Jari biasanya latihan pada hari Rabu,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa kelompok-kelompok tersebut tetap eksis tampil di berbagai panggung keroncong, mulai dari kafe hingga acara car free day.

Salah satu kegiatan terbaru adalah pertunjukan musik keroncong yang diselenggarakan oleh Orkes Keroncong Kopi Rojo di Panggung Dardanella Dekesda. Acara tersebut berlangsung meriah dan penuh suasana kekeluargaan. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para pecinta keroncong sekaligus bentuk pelestarian seni musik tradisional di tengah perkembangan zaman modern.

Baca Juga :  Museum Ranggawarsita Mengelar Pameran Kain Tradisional Nusantara Diikuti Seluruh Museum di Indonesia Setingkat Provinsi

Acara tersebut menampilkan berbagai grup dan komunitas keroncong, baik dari Sidoarjo maupun luar daerah. Perpaduan alat musik tradisional dan sentuhan modern menghadirkan nuansa khas yang hangat dan mampu membangkitkan nostalgia para penonton.

Berbagai penampilan turut memeriahkan acara, mulai dari lagu-lagu keroncong klasik hingga aransemen yang lebih modern dan segar. Para musisi tampil dengan penuh penghayatan, membuktikan bahwa musik keroncong masih memiliki tempat di hati masyarakat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Baca Juga :  Spektakuler, Acara Ravaya Spektakel di Taman Budaya Raden Saleh Semarang

Dalam kegiatan tersebut, Teguh Santoso yang bertindak sebagai ketua panitia menyampaikan bahwa acara ini bertujuan mempererat hubungan antar komunitas keroncong, khususnya di wilayah Sidoarjo. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah berkumpulnya pecinta keroncong dari berbagai daerah.

“Acara ini bertujuan memperkuat silaturahmi dan mempererat komunitas keroncong, terutama di Sidoarjo. Banyak peserta yang datang dari luar daerah untuk menghadiri kegiatan ini. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara,” ujarnya.

Pengembangan musik keroncong di Sidoarjo juga melibatkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yang sedang menjalankan program pengabdian kepada masyarakat (abdimas). Arry, salah satu anggota tim abdimas Umsida, menjelaskan bahwa mereka turut membantu dalam dokumentasi kegiatan dan pengelolaan publikasi media sosial sebagai sarana promosi acara.

Baca Juga :  Umsida Bersama Dekesda Geliatkan Seni Karawitan di Sidoarjo

“Kami ikut terlibat dalam dokumentasi serta publikasi media sosial agar informasi mengenai kegiatan ini dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Harapannya, musik keroncong dapat terus lestari dan semakin diminati generasi muda. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi ruang apresiasi, kolaborasi, dan penguatan identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman,” jelasnya.

Selain kelompok-kelompok keroncong tersebut, Sidoarjo juga memiliki kelompok OK Riang Gembira yang telah meraih banyak penghargaan. Pada Agustus tahun lalu, komunitas Simponi Nada Keroncong (Sinkron) bersama Dekesda juga sukses menyelenggarakan festival keroncong berskala nasional. Acara tersebut menghadirkan kelompok keroncong dari berbagai daerah, mulai dari kelompok anak-anak hingga senior. Maestro keroncong Waljinah turut hadir dalam pertunjukan megah yang digelar di Handayani Kahuripan, Sidoarjo.(msa)

Example 300250
Example 120x600